TVRINews, Selayar
Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan barat Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, kembali diperpanjang selama tiga hari. Perpanjangan dilakukan setelah Tim SAR Gabungan menemukan dua korban meninggal dunia pada hari ketujuh pencarian, Selasa (21/7/2026).
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengatakan keputusan memperpanjang operasi diambil setelah dilakukan evaluasi bersama unsur terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, BPBD, Polres Selayar, Kodim 1415/Selayar, Pos TNI AL Selayar, serta tim gabungan lainnya.
“Operasi pencarian kami perpanjang selama tiga hari ke depan untuk memaksimalkan upaya menemukan korban yang masih belum ditemukan,” ujar Yudhi.
Pada hari ketujuh operasi, Tim SAR Gabungan menemukan dua jenazah di lokasi berbeda. Korban pertama ditemukan sekitar pukul 08.45 WITA di perairan sekitar Pulau Pamulikan dan langsung dievakuasi ke KN SAR Kamajaya.
Kemudian, pada pukul 18.00 WITA, tim kembali menemukan satu jenazah di perairan sebelah timur Pulau Sanane Besar. Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan KN SAR Pacitan sebelum dipindahkan ke KN SAR Kamajaya.
Kedua jenazah kemudian dibawa menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar untuk diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan guna proses identifikasi.
Dalam operasi lanjutan ini, area pencarian diperluas hingga sekitar 2.924 mil laut persegi yang terbagi dalam lima sektor. Sejumlah unsur dikerahkan, mulai dari KRI Marlin-877, KRI U-634, KN SAR Kamajaya, KN SAR Pacitan, KN Puntadewa, RB 220 Mataram, hingga unsur potensi SAR lainnya.
Pencarian juga mendapat dukungan dari udara melalui tim dari Lanud Hasanuddin Makassar untuk membantu penyisiran wilayah perairan yang menjadi area operasi.
Berdasarkan data terbaru Basarnas, dari total 78 korban yang terdata dalam insiden KM Nurul Salsa, sebanyak 59 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, tiga orang ditemukan meninggal dunia, sementara 16 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Tim SAR Gabungan memastikan pencarian akan terus dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, serta berharap kondisi cuaca mendukung agar seluruh korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.










